|
Cerita Festival Layang Layang 22-24 Agustus |
|
Senin, 25 Agustus 2008 |
|
Festival Layang Layang 22-24 Agustus kemaren banyak sekali ceritanya  22 Agustus 2008 Pagi-pagi udah dijemput bayoe untuk segera ke Taman Hutan Kota. Pagi ini ada lomba mewarnai untuk anak-anak TK, wuiih… riuh redam suaranya, sebanyak 205 sanak lunik udah duduk di tenda siap untuk lomba. Pas lomba di mulai, wah ibu-ibu wali murid semuanya mau ikutan ‘urun rembug’ mewarnai punya anaknyamasing2, padahal udah di sediakan tempat di tenda plus kursinya buat wali murid, tapi teteap aja pada balik lagi, banyak yang teriak itu biruuu, merahhh, kuning…. macem2, bahkana da yang sampe nangis dan pengen di temenin adeknya pas lomba, ada yang basah ketumpahan minuman, ada yang teriak sana teriak sini, jerit sana jerit sini, jadi yang ramai bukan hanya anak-anaknya, tapi orang tuanya juga jauh lebih r ame, apalagi para guru TK nya, masya alloh…. bener2 bener nguras tenaga, apalagi sound system ada sedikit masalah, terpaksa deh manual tanpa mike, fuih….. Jumlah komentar (3) |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Festival Layang-Layang Lampung Tahun 2008 |
|
Senin, 25 Agustus 2008 |

Lampung Kite Festival (LKF) 2008 yang diadakan sejak hari Jumat-Sabtu (22-23/0 di Taman Hutan Kota, Way Halim, Bandarlampung dan Minggu (24/0 di Kalinda Resort, cukup mengesankan buat saya. Apalagi ini even pertama kali saya ikuti sebagai panitia kegiatan berlangsung. Saya jadi tahu sekaligus merasakan bagaimana menerbangkan bermacam-macam layangan berukuran kecil sampai layangan yang berukuran besar dan lebih tinggi dari tinggi badan saya. Hari pertama (Jumat, 22 Agustus 2008), LKF 2008 dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung, M. Natsir Ari. LKF 2008 ini termasuk dalam rangkaian kegiatan Festival Krakatau 2008 yang berlangsung dari tanggal 23-31 Agustus 2008. Natsir meresmikan pembukaan Festival Layang-Layang 2008 itu dengan menerbangkan pesawat aeromodeling milik teman-teman Teknik Elektro Unila. Tapi, sayangnya pesawat itu tak mau terbang. Jumlah komentar (2) |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Minggu, 10 Agustus 2008 |
|

Jumlah komentar (5) |
|
|
Sabtu, 26 Juli 2008 |
|
Layang-layang adalah sebuah permainan rakyat yang telah lama dikenal, baik oleh masyarakat Indonesia, bahkan telah diterima sebagai bagian dari seni budaya masyarakat dan religius. Sejarah layang-layang di Indonesia sepanjang tali dibentangkan ke awan, tidak tahu pasti kapan permainan ini dibuat dan merasuki sendi kehidupan masyarakat Indonesia, yang jelas kita memiliki beragam bentuk dan fungsi dari permainan rakyat ini.
Keragaman layang-layang tradisi di Indonesia, pada akhirnya menjadi muara dan sumber inspirasi bagi perkembangan ide kreativitas pengrajin layang-layang dewasa ini, sehingga tercipta karya layang-layang kreasi yang telah diikutkan pada beragam Festival Dunia seperti Dieppe (Perancis), Seoul (Korea Selatan), Johor (Malaysia), dan lainnya.
Sebagai langkah konservatif serta mencermati karya kreatif pengrajin layang-layang Indonesia, kami Persatuan Pelayang Lampung menggelar Festival Layang-layang Lampung 2008 (Lampung Kite Festival 2008), bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung untuk menjalin tali persahabatan dan persaudaraan dalam payung kebudayaan tradisi bangsa Indonesia yaitu Layang-layang.
Festival ini akan dihadiri oleh pelayang daerah dari Indonesia dan pelayang dari internasional. Mengusung tema persahabatan sejati di bumi dan di langit yang disimpul oleh tali kebudayaan tradisi Bangsa Indonesia, Layang-layang.
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 5 dari 6 |